RSS

rahasia tendangan pinalti

16 Nov

RAHASIA TENDANGAN PINALTI :

Bagi Anda penggila sepakbola, tentunya masih ingat dengan peristiwa gagalnya tendangan penalti pesepakbola Italia, Roberto Baggio di final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Kegagalan itu membuat ribuan pendukung Italia terpaksa harus rela menyerahkan piala paling bergengsi itu ke tangan Brazil.

Tentunya, hingga saat ini mengambil eksekusi penalti menjadi beban tersendiri bagi seorang pesepakbola, terlebih jika tendangan tersebut sangat menentukan nasib tim dalam sebuah pertandingan. Tendangan Penalti memang sulit untuk ditebak, psy war antara penendang dengan Kiper lawan akan sangat mempengaruhi masuk tidaknya si kulit bundar.

Untuk mengurangi beban pemain dalam melakukan tendangan penalti, para ilmuwan dari Liverpool John Morres University mencoba membantu dengan memberikan formula tepat untuk menaklukkan penjaga gawang dalam tendangan penalti.

Seperti dilansir The Sun, Kamis (26/3/2009), para ilmuwan mengatakan jika seorang pemain ingin berhasil dalam mengeksekusi bola. Menurut Profesor Tim Cable, tendangan penalti yang sempurna sebaiknya diarahkan dengan sudut 20 hingga 30 derajat, dengan kecepatan bola sekira 105 kilometer per jam. Pemain juga harus mengarahkan bola ke arah sudut atas gawang jika ingin berhasil.

Rekomendasi yang diberikan peneliti itu didasarkan pada penelitian yang dilakukan terhadap rekaman tendangan-tendangan penalti yang dihimpun dari SkySports.

“Banyak faktor yang mempengaruhi penalti agar menjadi sempurna, tapi kami mencoba untuk mengungkapkan kunci keberhasilan sebuah tendangan,” kata Cable.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 16, 2009 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: